Solok (7/6). Ketua Pengurus Provinsi Senkom Mitra Polri Sumatera Barat Riki Abdillah, melantik pengurus Senkom Mitra Polri Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan masa bakti 2026–2031, pada Minggu (7/6).
Pada pelantikan tersebut, Riadi dikukuhkan sebagai Ketua Senkom Kota Solok, Edi Indra sebagai Ketua Senkom Kabupaten Solok, serta Doni Suryatno sebagai Ketua Pengganti Antar Waktu (PAW) Senkom Kabupaten Solok Selatan.
Riki menjelaskan bahwa pengurus yang baru dilantik harus mampu memperkuat kapasitas organisasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab untuk membangun organisasi yang semakin profesional, solid, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Kunci utamanya ada pada kemampuan komunikasi efektif,” ujarnya.
Menurut Riki, tantangan yang dihadapi organisasi saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan pengurus yang adaptif, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu membangun sinergi dengan berbagai pihak.
“Pengurus Senkom harus terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, pembinaan, dan pengembangan kemampuan organisasi. Dengan SDM yang kuat, Senkom akan semakin siap menjalankan perannya dalam bidang Kamtibmas, kebencanaan, maupun bela negara,” tambahnya.
Ketua Pengprov Senkom Sumbar Riki Abdillah, saat melantik pengurus Senkom Mitra Polri Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan masa bakti 2026–2031
Sementara itu, Sekretaris Provinsi Senkom Sumbar Rohmat Syahrin, menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini, menurutnya pelaksanaan Muskab dan Muskot yang berhasil menciptakan regenerasi kepengurusan adalah wujud kedewasaan dalam berorganisasi.
“Suksesnya organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, kami mendorong para pengurus untuk mewujudkan roda kepengurusan yang sehat dengan memberi kesempatan kepada generasi muda untuk masuk struktur pengurus Senkom,” jelasnya.
Rohmat menambahkan, pengurus yang memiliki kapasitas dan integritas yang baik akan mampu menjalankan organisasi secara berkelanjutan sekaligus memperkuat kiprah di tengah masyarakat.
“Sebagai organisasi mitra polri, yang menggunakan komunikasi dalam namanya, Senkom harus menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan Polri. hal ini sejalan dengan prinsip preemtif dan preventif,” tutupnya.
Pelantikan tersebut juga menjadi momentum konsolidasi organisasi guna memperkuat soliditas kepengurusan di Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan dalam menjalankan program kerja lima tahun ke depan.
Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, Senkom Sumbar berharap agar setiap pengurus dapat semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat serta mitra organisasi di daerah. (Rohmat/PHMAL)