Padang (20/8). Senkom Mitra Polri Sumatera Barat menghadiri Monitoring dan Evaluasi (Monev) kerja sama kemitraan yang diselenggarakan Ditlantas Polda Sumatera Barat di lingkungan Ditlantas Polda Sumbar, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Korlantas Polri dan menjadi tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Korlantas Polri dengan Senkom, bersama sejumlah mitra Korlantas lainnya.
Wakil Ketua Pengprov Senkom Sumbar, Sadi Asadillah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Monev menjadi kesempatan untuk menyelaraskan peran Senkom dengan kebutuhan kepolisian, khususnya dalam mendukung kamtibmas dan keselamatan lalu lintas.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai tindak lanjut kerja sama Korlantas Polri dengan Senkom. Forum seperti ini penting untuk menyamakan langkah dan memperkuat kesiapan anggota dalam membantu tugas kepolisian,” ujarnya.
Sadi mengatakan Senkom Sumbar melalui Pokja QR 33 terus mendorong edukasi kepada masyarakat dan warga Senkom mengenai kamtibmas serta keselamatan berlalu lintas.
“Senkom Sumbar akan terus mengupayakan edukasi kepada masyarakat dan anggota agar semakin memahami aturan lalu lintas dan ikut menjaga kamtibmas di wilayah Sumbar,” katanya.

Ketua Biro Gaktib sekaligus Koordinator QR 33 Senkom Sumbar, Suwandi, mengatakan Senkom telah terlibat dalam sejumlah kegiatan pengamanan bersama kepolisian, seperti PAM Singgalang, Operasi Ketupat, dan pengamanan hari besar umat beragama.
Menurut Suwandi, komunikasi antara Senkom Sumbar, Ditlantas Polda Sumbar, dan Jasa Raharja juga telah terjalin dengan baik. Anggota Senkom turut membantu penanganan awal dalam kecelakaan lalu lintas.
“Senkom se Sumbar, sudah aktif mengikuti PAM Singgalang, Operasi Ketupat, dan pengamanan hari besar umat beragama. Kami juga terus berkomunikasi dengan Ditlantas dan Jasa Raharja, termasuk memberikan pelatihan kepada anggota dalam pertolongan pertama dalam kejadian kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Ketua Tim Monev sekaligus Kasi Inspeksi Subdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel Korlantas Polri, AKBP Setya Budi, mengatakan monitoring dan evaluasi diperlukan untuk melihat pelaksanaan kerja sama sekaligus menentukan hal-hal yang perlu diperbaiki.
“Monitoring dan evaluasi ini kita lakukan untuk melihat pelaksanaan kerja sama sekaligus mengetahui hal-hal yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan,” ujarnya.
Menurut Setya, keterlibatan berbagai mitra Korlantas perlu didukung komunikasi yang baik agar kerja sama dapat berjalan sesuai peran dan kebutuhan di lapangan.
Kegiatan juga diikuti PT Jasa Raharja Sumatera Barat, BPJS Padang, BNI Padang, BRI Padang, serta Senkom Sumbar. Forum membahas pelaksanaan kerja sama dan evaluasi peran masing-masing mitra dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.


