Padang (18/8). Ketua Senkom Mitra Polri Sumatera Barat, Riki Abdillah, S.Si., M.Si., beserta jajaran menghadiri rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sumatera Barat di Istana Gubernuran, Padang, Senin (17/8/2026).
Upacara pengibaran Bendera Merah Putih pada pagi hari dipimpin Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Sementara pada sore harinya, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy memimpin upacara penurunan bendera di halaman Istana Gubernuran.
Riki Abdillah mengatakan momentum kemerdekaan perlu dimaknai melalui penguatan persatuan sekaligus pengabdian di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup diperingati secara seremonial, tetapi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat kemerdekaan perlu kita isi dengan pengabdian yang nyata. Warga Senkom perlu terus merajut persatuan dan kesatuan, menjaga kerukunan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai dengan kapasitas masing-masing,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan anggota Senkom agar menjaga komunikasi dan tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah persatuan. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi perlu diimbangi dengan sikap bijak dan tanggung jawab.
“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita jaga komunikasi, saling menghormati, dan mengutamakan persatuan agar kehidupan masyarakat tetap aman dan kondusif,” katanya.
Riki menilai semangat kebersamaan juga perlu diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut sejalan dengan peran Senkom dalam membantu masyarakat dan mendukung terciptanya kondisi yang aman.
“Pengabdian dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti membantu masyarakat, menjaga lingkungan, serta ikut mendukung kegiatan sosial. Hal-hal sederhana itu menjadi bagian dari upaya mengisi kemerdekaan,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Senkom Mitra Polri Sumatera Barat, Rohmat Syahrin, S.Pd., mengatakan peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan dan rasa tanggung jawab sebagai warga negara.
“Momentum kemerdekaan mengingatkan kita bahwa persatuan dibangun dari kepedulian dan kesediaan untuk saling membantu. Senkom perlu terus menjaga kekompakan, meningkatkan kesiapsiagaan, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Rohmat, semangat bela negara dapat diwujudkan melalui kepatuhan terhadap aturan, menjaga ketertiban, serta memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Ia juga mengajak generasi muda untuk memahami sejarah perjuangan bangsa sekaligus menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
“Generasi muda perlu memahami bahwa menjaga kemerdekaan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Karena itu, karakter disiplin, gotong royong, dan kepedulian sosial perlu terus dibangun,” katanya.
Kehadiran jajaran Senkom Sumbar dalam rangkaian upacara pengibaran dan penurunan bendera tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah sekaligus menjaga semangat persatuan dan pengabdian. Dengan semangat HUT ke-81 RI, Senkom Sumbar terus mendorong anggotanya untuk berkontribusi dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan kehidupan masyarakat yang harmonis.


